Produk Natural Nusantara Lengkap !!!

Untuk menunjang kebutuhan anda PT. Natural Nusantara menghadirkan berbagai macam produk untuk keperluan Pertanian, Peternakan, Perikanan, Kesehatan, Kecantikan dan juga Inovasi Teknologi. Produk NASA terbuat dari bahan alami yang ramah lingkungan. Sudah Memakai Produk NASA ?

NASA Untuk Pertanian

Menciptakan pupuk yang ramah lingkungan serta mampu meningkatkan produksi pertanian.

NASA Untuk Peternakan

Peternakan yang diidam-idamkan adalah peternakan yang mengahasilkan produksi lebih baik untuk peternakan untuk daging, telur dan lain-lain.

Meningkatkan produktivitas Pertanian

Pupuk PT natural nusantara diciptakan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, mencegah datangnya hama dan penyakit serta untuk meningkatkan kualitas tanah. Dengan penggunaan pupuk yang sesuai, Hasil pertanian menjadi lebih optimal.

Perikanan

Dengan menggunakan produk NASA untuk perikanan mampu meningkatkan produksi perikanan dan mempercepat pemanenan.

Senin, 12 Januari 2015

Pengawet Alami Ikan Asin


Ikan asin merupakan lauk dengan rasa khas yang memiliki banyak penggemar. Sayang, masih ada para pedagang yang menggunakan bahan pengawet berbahaya dalam proses pembuatan ikan asin.
Untuk itu, mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang mencoba menghadirkan inovasi baru. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknologi Pertanian (PKM-M FTP) itu membuat pengawet alami ikan asin bernama “Komhandan”.
Tim PKM-M yang beranggotakan Ali Wafa, Annisa Ulfah, Oty Kiki, dan Moh Arham di bawah bimbingan Endrika Widyastuti itu memilih nama Komhandan bukan tanpa alasan. Kombinasi teh dan daun pandan sebagai pengawet alami pada produk ikan asin membuat mereka mantap menggunakan nama Kohmandan dalam inovasi itu.
Pemilihan teh sebagai bahan pengawet karena mempunyai kandungan tanin dan flavonoid sebagai anti mikroorganisme. Sementara daun pandan yang mengandung saponin dan fenol berkhasiat sebagai anti bakteri. Kedua unsur alami digunakan untuk menggantikan formalin sintetis sebagai pengawet produk ikan asin.
Terbukti, penggunaan kombinasi teh dan daun pandan ternyata mampu menghasilkan rasa yang lebih lezat dan memperpanjang umur simpan ikan asin. Keunggulan lain adalah kemudahan mencari bahan baku tersebut. Sebab teh dan daun pandan cenderung lebih mudah ditemui dimana saja daripada formalin yang hanya dapat dibeli di toko tertentu.
Untuk memperkenalkan Komhandan, empat mahasiswa tersebut menyosialisasikan kepada para janda anggota PKK Desa Tambakrejo-Sendangbiru, Kabupaten Malang. Ketua Tim Ali Wafa berharap, desa tersebut bisa menjadi sentra produksi ikan nonformalin yang aman bagi tubuh.
“Melalui PKM-M ini kami bermaksud menjadikan Desa Tambakrejo sebagai sentra produsen ikan asin non formalin karena menggunakan alternatif pengawet alami berupa teh dan daun pandan. Kami juga berharap program ini dapat meningkatkan income perkapita ibu-ibu sehingga pada akhirnya akan mengoptimalkan ekonomi Desa Tambakrejo,” kata Ali, seperti dinukil dari situs resmi UB Prasetya Online, Rabu (4/6/2014).
Kehadiran para mahasiswa tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Bahkan, Ketua PKK Desa Tambakrejo Prasetyaningsih berharap PKM-M terus berlanjut karena bisa memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Terutama sebagai tambahan penghasilan ibu-ibu PKK Desa Tambakrejo yang sebagian besar merupakan janda dan tidak berpenghasilan tetap. (Sumber : Budidaya-ikan.com . Okezone)

Sabtu, 10 Januari 2015

Produk Nasa Untuk Sengon


Tanaman Sengon adalah sejenis pohon anggota suku Fabaceae. Pohon peneduh dan penghasil kayu ini tersebar secara alami di India, Asia Tenggara, Cina selatan, dan Indonesia.
Di beberapa daerah, pohon ini dikenal sebagai séngon, singon, sengon jåwå (Jw.); jeungjing, jeungjing sunda (Sd.); séngghung (Md.; marĕwita, keura Sumba, dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai silk tree, Chinese albizia; di samping itu, pohon ini juga dinamai: kōōl (Kamboja), kha:ng (Laos), khang hung, kang luang (Thai), cham (Vietnam), dan lain-lain. Tanaman Sengon merupakan tanaman yang pertumbuhannya cepat. Kayu sengon biasanya siap panen pada kurun waktu 5-7 tahun.


Aplikasi produk NASA(SUPER NASA,POC NASA, HORMONIK) yang TERBUKTI mampu mengurangi penggunaan pupuk kimia cukup banyak, menghasilkan rata-rata pertumbuhan diameter batang 11-14cm dengan rata-rata lingkar batang antara 48-53 serta tinggi tanaman sudah mencapai 10-14m, sangat berbeda jauh dengan tanaman yang tidak menggunakan produk nasa yang hanya mencapai diameter batang 6-8 cm dan lingkar batang maksimal 21-38 cm dan tinggi 7-9m dengan umur tanaman 12-16 bulan semenjak tanam.

Tehnik Budidaya Sengon Nasa Dapat Dilakukan sbb:
1. Waktu Tanam : awal musim penghujan.
2. Persiapan Bibit (bibit beli jadi / diluar pembenihan sendiri)
    a. Bibit berumur diatas 3 bulan, disiapkan.
    b. Disemprot 2 minggu sekali, selama 1 bulan pertama:
        dosis 4 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik per tangki (16-18liter).

3. Persiapan Lahan
    a. Pengajiran
     - Ajir dibuat dari bambu tinggi 50 – 100 cm, lebar 1 – 1,5 cm
     - Pasang ajir induk sebagai patokan dalam pengajiran selanjutnya
     - Untuk meluruskan ajir gunakan tali (2m) sehingga diperoleh jarak tanam yang sama (2×2) meter.

    b. Pembuatan lobang tanam.
        2500 lobang tanam dibuat masing-masing dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm tepat pada ajir yang             sudah terpasang.

    c. Pemberian pupuk dasar
       Pupuk diberikan pada dasar lubang, secukupnya, didiamkan 1minggu baru bibit ditanam                      diatasnya.
       Dosis campuran pupuk dasar per 10 lubang (diencerkan dalam 10 liter air) :
       - Super NASA : 1 sendok makan (diperes/diratakan) sekitar 3-4gram.
       - POC NASA : 4 tutup botol
       - Hormonik : 1 tutup botol

        Jadi 1 lubang = 1 liter campuran.
        Setelah 1 lubang disiram 1 liter campuran, tutup tanah sedikit.

     d. Pemberian pupuk lanjutan
         Dosis 1 tanaman = 1 liter campuran diatas dapat diberikan 2-3kali dalam setahun.
       
         2 tahun pertama setiap 3-4 bulan, tanaman disemprot:
         dosis 4 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik per tangki (16-18liter).

4. Perawatan
    a. Penyulaman : Apabila tanaman sengon mati sulam dengan pohon baru.
    b. Pemotongan cabang (diatas 10 cm dari batang pohon), jika batang utama bercabang dua dipilih           cabang yang gemuk, yg kurus dipotong.


5. Pengendali Hama Organik NASA (PESTONA)
    Ababila pohon sengin mengalami tanda-tanda diserang hama. Sempro tanaman dengan Pestona           dengan dosis 8 tutup per tangki (16-18 liter).

    Untuk info dan pemesanan Produk Nasa POC NASA, HORMONIK, POP Supernasa dan Pestona        Dapat mengubungi Kami  Via BBMessenger 32 FIF BIB atau Telpon : 0813 9200 6494  Atau KLIK DISINI..

Selasa, 30 Desember 2014

POC bintang tani untuk kesehatan tanaman

POC bintang tani merupakan pupuk cair yang diformulasikan untuk tanaman dan terbuat dari bahan organik. Dengan fungsi sebagai berikut:
  • Menjaga kelestarian lingkungan/tanah
  • Meningkatkan daya tahan tubuh tanaman
  • Meningkatkan kualitas hasil panen
  • Meningkatkan kuantitas produksi tanaman.

Kelebihan Pupuk Bintang Tani
  • Kemasan ekonomis dan mudah untuk aplikasi
  • Dapat menghemat pemakaian pupuk kimia 10% – 20%
  • Memiliki kandungan unsur hara yang lengkap
  • Bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman
Cara aplikasi Bintang Tani  :
Komoditi
Dosis
Waktu
Cara
Tanaman pangan dan sayuran  4-12 ttp/20-50 lt air/100 m2Dilanjutkan dengan dosis
2-4 tutup/10-30 lt air/100 m2
2-4 tutup/10-30 lt air/100 m2
2-4 tutup/10-30 lt air/100 m2
    2 hari sebelum  tanamDilanjutkan umur
2 minggu
4 minggu
6-8 minggu
   Disiramkan
Disemprotkan
Disemprotkan
disemprotkan
Tanaman hias5 tutup/5-10 lt air/tanaman  2-3 minggu sekali   Siram/semprot
Tanaman buah dan perkebunan6 tutup/5-10 liter air/tanaman  1-3 bulan sekali   Siram/semprot
Bibit tannaman buah, tanaman perkebunan dan kehutanan  2 cc / 0.5 – 1 liter air/bibit  2-4 minggu   Siram/semprot
Tebu250-500 cc/100-200lt air/1000m2250-500 cc/100-200lt air/1000 m2Saat tanamUmur satu bulan
Umur tiga bulan
   DisiramkanDisemprotkan
Disemprotkan


Pupuk bintang tani dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang sering digunakan. Dengan memanfaatkan pupuk ini akan mengurangi biaya dan lebih memudahkan anda.


Untuk pemesanan hubungi kami Via BBMessenger 32 FIF BIB atau Telpon : 0813 9200 6494 

Senin, 29 Desember 2014

Pemacu hormon pertumbuhan dengan HORMONIK

Hormonik adalah zat pengatur tumbuh atau hormon organik. Sesuai dengan namanya hormonik terbuat dari bahan alami atau organik yang berguna untuk memacu pertumbuhan, pembungaan, pengumbian dan mempercepat tumbuhan berbuah agar mendapatkan hasil panen yang optimal.


Berguna untuk :
  1. Mempercepat proses pertumbuhan tanaman.
  2. Membantu pertumbuhan tunas
  3. Mengurangi kerontokan bunga dan buah.
  4. Membantu pertumbuhan akar.
  5. Memacu pembesaran umbi.
  6. Memacu dan meningkatkan pembungaan serta pembuahan.
  7. Memacu dan meningkatkan bobot unggas/ternak.
  8. Meningkatkan keawetan hasil panen.
Pada hormonik terdapat Zat Auksin, Giberlin dan Sitokinin yang merupakan zat pengatur tumbuh. Hormonik sesuai untuk semua jenis tanaman dan tidak membahayakan bagi kesehan manusia maupun binatang.

Untuk cara pemakaian dan info harga KLIK DISINI..
Untuk pemesanan hubungi kami Via BBMessenger 32 FIF BIB atau Telpon : 0813 9200 6494 

Sabtu, 27 Desember 2014

VITERNA untuk vitamin ternak dan ikan


Viterna VITAMIN Ternak, Ikan dan Udang

Viterna merupakan vitamin formulasi khusus untuk meningkatkan kesehatan ternak dan ikan. Dengan kandungan Vitamin, mineral, protein yang diperlukan ternak, ikan dan udang Viterna berfungsi untuk.
  • Menambah berat badan harian (ADG)
  • Meningkatkan nafsu makan ternak, ikan dan udang
  • Mempercepat pertumbuhan terrnak, ikan dan udang
  • Mempercepat waktu panen
  • Mengurangi angka kematian
  • Mengurangi BAU kotoran ternak
  • Meningkatkan kandungan gizi daging ikan dan ternak.

CARA PAKAI :

VITERNA Cair

  1. Ternak Besar : Sapi, Kerbau, Kuda, dll. 5-10 cc per hari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  2. Ternak Kecil : Kambing, Kelinci, Babi dll. 4-8 cc per hari dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran)
  3. Ternak Unggas : Ayam, Itik, dll. 1-2 cc/lt air minum setiap hari satu kali.

Catatan : Dapat ditambahkan HORMONIK, 1 botol VITERNA Plus + 1 s/d 2 tutup HORMONIK


VITERNA Serbuk

  1. Ternak besar : Sapi, Kerbau dll. 5-10 gram / ekor/ hari. Dengan cara dicampurkan air minum atau campuran pakan (Komboran).
  2. Ternak Kecil : Kambing , Domba, Kelinci dll. 5 gram / ekor/ hari. Dicampurkan air minum atau pakan campuran (Komboran).
  3. Unggas : Ayam, Itik, Puyuh, Burung dll. 1/2- 1 gr/liter air minum setiap hari. Pedaging : diberikan setiap hari, Untuk petelur : diberikan 3 hari sekali.
  4. Perikanan : Bandeng, Udang, Ikan Mas, Lele, Nila, Gurame, Patin dll. 5-10 gram Viterna + 1 liter air + 3 Kg pakan ikan.
Kombinasi pemakaian VITERNA akan lebih maksimal dipadukan dengan TANGGUH Probiotik atau POC NASA+HORMONIK.


Untuk pemesanan hubungi kami Via BBMessenger : 32 FIF BIB atau Telpon : 0813 9200 6494

Jumat, 26 Desember 2014

Kolam Lele dengan produk NASA

  1. Isi kolam dengan air dengan ketinggian air 10-20 Cm. 
  2. Untuk persiapan lahan untuk ditebar lele. Gunakan produk TON  sebagai pupuk kolam dengan dosis 1 sdm TON : 10 Lt air kemudian disiramkan ke kolam.
  3. Biarkan kolam yang telah disiram dengan larutan TON selama 4-5 hari untuk membentuk pakan alami ikan berupa plankton dan untuk mengkondisikan kolam agar siap untuk ditebar ikan.
  4. Setelah 4-5 hari isi kolam hingga ketinggian 60-80 Cm. 
  5. Kemudian isi bibit lele. Sebaiknya penebaran bibit lele dilakukan di pagi hari atau sore hari, dimana suhu kolam tidak terlalu panas.
  6. Untuk langkah selanjutnya yaitu pemeliharaan ikan.
  7. Jika dilanjutkan dengan produk nasa yaitu menggunakan VITERNA dan POC NASA untuk meningkatkan nafsu makan ikan, meningkatkan kesehatan, serta memacu pertumbuhan ikan sehingga dapat menekan angka kematian seminimal mungkin.
  8. Cara penggunaan VITERNA dan POC NASA yaitu:
  • campurkan VITERNA dan POC dengan perbandingan 1:1 tutup botol kedalam 1 liter air.
  • Semprotkan campuran ke kolam atau
  • campurkan larutan ke pelet pakan ikan 3 kg, kemudian dianginkan hingga cairan meresap ke pakan kurang lebih 5 menit. Setelah pakan kering baru ditaburkan ke kolam.

 
Kembali ke Atas